Jadwal Acara

Minggu, 27 Juli 2014
Senin, 28 Juli 2014
Selasa, 29 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Jok...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Sinema Malam: Ummi Aminah
  • 03:30 - Sinetron Dini Hari: Islam KTP
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Obat Hati
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Rabu, 30 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Saj...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Buser
  • 02:00 - Sinema Malam
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Sibuk Menel...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Kamis, 31 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Ope...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Buser
  • 02:00 - Sinema Malam
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Menunda Keb...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Jumat, 1 Agutus 2014
Sabtu, 2 Agutus 2014

Live Streaming



Kami Rindu Ayah Saat Lebaran

Tayang Kamis - Minggu | 17:00 - 19:00 WIB

Keterangan

Tayang
Kamis - Minggu
17:00 - 19:00
Pemain
Hajah Tatu Mulyana
Adiba Khanza Az Zahra
Abizar Al Ghifari
H. Decky
Ustad Agus Idwar
Ayah Oong
Rating:
5/5 from 15 voters
Kami Rindu Ayah Saat Lebaran
KUMANDANG takbir begitu menyentuh hati, apalagi kumandang itu didengar oleh Adiba, Abizar, dan juga Umi Pipik yang belum lama ini kehilangan Ustad Jefry Al Buchory atau lebih akrab dipanggil Uje, suami dan ayah yang sangat dicintai oleh mereka. Kepergian Uje tentunya membuat mereka sedih tidak bisa berlebaran bersama. Hal serupa juga dirasakan oleh Umi Tatu yang sedih berlebaran tanpa anak yang disayang. Untuk menumpahkan rasa kangennya, Umi Tatu sering membaca surat Al-Fatihah untuk Uje.

Abidzar, putra almarhum Uje adalah anak yang baik. Abidzar bercita-cita ingin menjadi pendakwah seperti ayahnya, dia berusaha untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, tapi dia juga tidak mau meninggalkan hobinya bermain bola. Baginya bola merupakan teman dalam hidupnya, sedangkan kitab suci bagaikan napas hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang dia diperlakukan tidak baik oleh kawan-kawannya. Tapi dia tidak pernah patah semangat menghadapi kehidupan.

Sementara itu, Adiba yang merupakan putri Almarhum Uje bercita-cita menjadi seorang penyanyi. Namun perjalanan itu tidak mudah dan selalu saja mendapat batu sandungan. Ada yang mengatakan kalau suara Adiba tidak bagus, cuma memanfaatkan popularitas sang ayah alias aji mumpung.

Abidzar dan Adiba kerap menceritakan kesedihan mereka pada Ayah Oong. Menurut kedua anak itu, teman-teman mereka tidak bisa dinasihati secara agama, lantaran mereka berpikir dengan logika. Karena itulah baik Abidzar maupun Adiba kadang berharap Abi alias Uje masih hidup sehingga dapat menemani mereka menjalani hidup. Ayah Oong hanya tersenyum mendengar curhat mereka, sementara Umi Pipik tampak sedih mendengar isi hati mereka. Maklum, sejak Uje meninggal dunia, Umi Pipik harus mengurus anak-anaknya sekaligus bangkit dan kuat demi mereka.

Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan kehidupan keluarga sepeninggal Ustaz Uje hanya di saluran Satu untuk Semua. (WSN)

Program Acara Lainnya:

Kirim Komentar anda