Jadwal Acara

Kamis, 2 Oktober 2014
Jumat, 3 Oktober 2014
  • 00:00 - Lanjutan UEFA Europa League: S...
  • 02:00 - SL UEFA Europa League Tottenha...
  • 04:00 - SL Liputan 6 Pagi
  • 05:30 - Behind The Scene: My Idiot Bro...
  • 06:00 - Status Selebriti
  • 06:30 - SL Inbox
  • 09:00 - Hot Shot
  • 10:00 - SCTV FTV Pagi: raden Ayu Tombo...
Sabtu, 4 Oktober 2014
  • 00:00 - Lanjutan SCTV FTV Utama: Bemi ...
  • 00:30 - Liputan 6 Malam
  • 01:00 - Buser
  • 01:30 - Highlight Liga Champions
  • 02:00 - UEFA Champions League: PFC SCK...
  • 03:00 - UEFA Champions League: Sportin...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Ridho Denga...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
Minggu, 5 Oktober 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar Sabt...
  • 00:30 - Sigi Investigasi
  • 01:00 - Jebakan Betmen
  • 01:30 - Highlight Liga Eropa
  • 02:00 - UEFA Europa League: FC Dinamo-...
  • 03:00 - UEFA Europa League FC Internaz...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Idul Adha B...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
Senin, 6 Oktober 2014


Schedule not available

Selasa, 7 Oktober 2014


Schedule not available

Rabu, 8 Oktober 2014


Schedule not available

Live Streaming



Kami Rindu Ayah Saat Lebaran

Tayang Kamis - Minggu | 17:00 - 19:00 WIB

Keterangan

Tayang
Kamis - Minggu
17:00 - 19:00
Pemain
Hajah Tatu Mulyana
Adiba Khanza Az Zahra
Abizar Al Ghifari
H. Decky
Ustad Agus Idwar
Ayah Oong
Rating:
5/5 from 15 voters
Kami Rindu Ayah Saat Lebaran
KUMANDANG takbir begitu menyentuh hati, apalagi kumandang itu didengar oleh Adiba, Abizar, dan juga Umi Pipik yang belum lama ini kehilangan Ustad Jefry Al Buchory atau lebih akrab dipanggil Uje, suami dan ayah yang sangat dicintai oleh mereka. Kepergian Uje tentunya membuat mereka sedih tidak bisa berlebaran bersama. Hal serupa juga dirasakan oleh Umi Tatu yang sedih berlebaran tanpa anak yang disayang. Untuk menumpahkan rasa kangennya, Umi Tatu sering membaca surat Al-Fatihah untuk Uje.

Abidzar, putra almarhum Uje adalah anak yang baik. Abidzar bercita-cita ingin menjadi pendakwah seperti ayahnya, dia berusaha untuk mewujudkan cita-citanya tersebut, tapi dia juga tidak mau meninggalkan hobinya bermain bola. Baginya bola merupakan teman dalam hidupnya, sedangkan kitab suci bagaikan napas hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang dia diperlakukan tidak baik oleh kawan-kawannya. Tapi dia tidak pernah patah semangat menghadapi kehidupan.

Sementara itu, Adiba yang merupakan putri Almarhum Uje bercita-cita menjadi seorang penyanyi. Namun perjalanan itu tidak mudah dan selalu saja mendapat batu sandungan. Ada yang mengatakan kalau suara Adiba tidak bagus, cuma memanfaatkan popularitas sang ayah alias aji mumpung.

Abidzar dan Adiba kerap menceritakan kesedihan mereka pada Ayah Oong. Menurut kedua anak itu, teman-teman mereka tidak bisa dinasihati secara agama, lantaran mereka berpikir dengan logika. Karena itulah baik Abidzar maupun Adiba kadang berharap Abi alias Uje masih hidup sehingga dapat menemani mereka menjalani hidup. Ayah Oong hanya tersenyum mendengar curhat mereka, sementara Umi Pipik tampak sedih mendengar isi hati mereka. Maklum, sejak Uje meninggal dunia, Umi Pipik harus mengurus anak-anaknya sekaligus bangkit dan kuat demi mereka.

Bagaimana kisah selanjutnya? Saksikan kehidupan keluarga sepeninggal Ustaz Uje hanya di saluran Satu untuk Semua. (WSN)

Program Acara Lainnya:

Kirim Komentar anda