Jadwal Acara

Senin, 28 Juli 2014
Selasa, 29 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Jok...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Sinema Malam: Ummi Aminah
  • 03:30 - Sinetron Dini Hari: Islam KTP
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Obat Hati
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Rabu, 30 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Saj...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Buser
  • 02:00 - Sinema Malam
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Sibuk Menel...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Kamis, 31 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Ope...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Buser
  • 02:00 - Sinema Malam
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Menunda Keb...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Jumat, 1 Agutus 2014
Sabtu, 2 Agutus 2014
Minggu, 3 Agutus 2014

Live Streaming



Bang Rajan

Tayang 29-03-2006 | Rabu | 00:30 - 02:30 WIB

Keterangan

Sutradara
Thanit Jitnukul
Tayang
29-03-2006
Rabu
00:30 - 02:30
Pemain
Sorapong Chatre
Nuttawat A. Poichanakul
Rating:
4/5 from 2 voters
BANG Rajan. Sebuah tempat di Burma yang memiliki sejarah membanggakan lantaran sikap nasionalisme yang dimiliki para penduduknya. Pertempuran melawan Raja Mangra telah membuktikan pada dunia kalau penduduk Bang Rajan begitu cinta pada Tanah Airnya.

Dengan hanya bermodalkan senjata tradisional, mereka nekat melawan pasukan Raja Mangra yang memiliki jumlah pasukan dan peralatan jauh lebih besar. Bahkan semangat mereka kian berkobar setelah mendapat dukungan dari biksu yang memimpin kuil Budha. Terlebih, pemimpin mereka, Chan, selalu menomorsatukan kepentingan orang lain.

Lantaran senjata yang dipergunakan tak memadai, Chan berusaha meminjam meriam pada daerah lain. Sayang, usahanya tak membuahkan hasil. Akhirnya penduduk Bang Rajan memutuskan untuk membuat meriam sendiri. Namun ternyata, itu semua tak cukup untuk memusnahkan pasukan musuh yang jauh lebih banyak. Sebaliknya, pasukan musuh tak sedikit pun mampu membunuh sikap nasionalisme penduduk Bang Rajan, selamanya...

Kirim Komentar anda