Jadwal Acara

Rabu, 17 September 2014
Kamis, 18 September 2014
Jumat, 19 September 2014
Sabtu, 20 September 2014
  • 00:00 - Lanjutan SCTV FTV Utama: Cinta...
  • 00:30 - Liputan 6 Malam
  • 01:00 - Buser
  • 01:30 - Highlight Liga Champions
  • 02:00 - UEFA Champions League: FC Barc...
  • 03:00 - UEFA Champions League: AFC Aja...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Adopsi Anak...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
Minggu, 21 September 2014
  • 00:00 - Film Layar Lebar Sabtu
  • 00:30 - Sigi Investigasi
  • 01:00 - Jebakan Betmen
  • 01:30 - Highlight Liga Eropa
  • 02:00 - UEFA Europa League: FC Dnipro ...
  • 03:00 - UEFA Europa League: Everton vs...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Cantikmu Pa...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
Senin, 22 September 2014
Selasa, 23 September 2014
  • 00:00 - Lanjutan SCTV FTV Utama
  • 00:30 - Liputan 6 Malam
  • 01:00 - Solusi
  • 01:30 - Jebakan Betmen
  • 02:00 - UEFA Champions League: AS Roma...
  • 03:00 - UEFA Champions League: Olimpia...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Damai Denga...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi

Live Streaming



Bang Rajan

Tayang 29-03-2006 | Rabu | 00:30 - 02:30 WIB

Keterangan

Sutradara
Thanit Jitnukul
Tayang
29-03-2006
Rabu
00:30 - 02:30
Pemain
Sorapong Chatre
Nuttawat A. Poichanakul
Rating:
4/5 from 2 voters
BANG Rajan. Sebuah tempat di Burma yang memiliki sejarah membanggakan lantaran sikap nasionalisme yang dimiliki para penduduknya. Pertempuran melawan Raja Mangra telah membuktikan pada dunia kalau penduduk Bang Rajan begitu cinta pada Tanah Airnya.

Dengan hanya bermodalkan senjata tradisional, mereka nekat melawan pasukan Raja Mangra yang memiliki jumlah pasukan dan peralatan jauh lebih besar. Bahkan semangat mereka kian berkobar setelah mendapat dukungan dari biksu yang memimpin kuil Budha. Terlebih, pemimpin mereka, Chan, selalu menomorsatukan kepentingan orang lain.

Lantaran senjata yang dipergunakan tak memadai, Chan berusaha meminjam meriam pada daerah lain. Sayang, usahanya tak membuahkan hasil. Akhirnya penduduk Bang Rajan memutuskan untuk membuat meriam sendiri. Namun ternyata, itu semua tak cukup untuk memusnahkan pasukan musuh yang jauh lebih banyak. Sebaliknya, pasukan musuh tak sedikit pun mampu membunuh sikap nasionalisme penduduk Bang Rajan, selamanya...

Kirim Komentar anda