Jadwal Acara

Kamis, 31 Juli 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar: Ope...
  • 01:00 - Liputan 6 Malam
  • 01:30 - Buser
  • 02:00 - Sinema Malam
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Menunda Keb...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Monyet Cantik
Jumat, 1 Agutus 2014
Sabtu, 2 Agutus 2014
Minggu, 3 Agutus 2014
Senin, 4 Agutus 2014
  • 00:00 - Lanjutan Sinema Wajah Indonesi...
  • 01:00 - Potret Menembus Batas
  • 01:30 - Sinema Malam: Demi Billi Aku R...
  • 03:30 - Islam KTP
  • 04:00 - Indahnya Kebersamaan
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
  • 06:30 - Sinetron Pagi: Monyet Cantik 2
Selasa, 5 Agutus 2014
  • 00:00 - Lanjutan SCTV FTV Utama
  • 00:30 - Liputan 6 Malam
  • 01:00 - Solusi
  • 01:30 - Sinema Malam: Kalo Cinta Janga...
  • 03:30 - Islam KTP
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was
Rabu, 6 Agutus 2014
  • 00:00 - Lanjutan SCTV FTV Utama: Mando...
  • 00:30 - Liputan 6 Malam
  • 01:00 - Buser
  • 01:30 - Sinema Malam
  • 03:30 - Islam KTP
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
  • 06:00 - Was Was

Live Streaming



Sidang Lanjutan Dhani-Maia Ditunda

Tayang : - : WIB

Keterangan

Tayang
: - :
Rating:
5/5 from 1 voters
SIDANG lanjutan gugatan cerai Maia Estianty terhadap Ahmad Dhani digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (29/4). Agenda sidang kemarin yakni mendengarkan pembuktian Maia. Namun persidangan ditunda karena kedua belah pihak saling tuding sengaja mengulur-ngulur waktu. Sidang baru dilanjutkan 13 Mei mendatang. Lagi-lagi Dhani dan Maia tak hadir. Sidang cuma diwakili kuasa hukum masing-masing. Sheila A. Salomo mewakili Maia Estianty dan Teguh Sri Rahardjo di kubu Dhani.

Seiring jalannya sidang, Dhani tersandung masalah lain. Yakni perihal pelanggaran terhadap Undang-undang RI Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. "Nggak ngerti saya. Saya dianggap membocorkan rahasia, rahasia yang mana," ucap Dhani. PT Aquarius Musikindo, label lama Dhani, mengenakan denda sebesar Rp 4,8 miliar. Aquarius menganggap pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 26 Mei 1972 melanggar kontrak.Persoalan bermula saat Dhani akan go international.

Nah untuk memuluskan rencananya, diam-diam Dhani hijrah ke label lain, EMI Hongkong. Tak terima atas perlakuan ini, Aquarius Musikindo, label lama Dhani, membawa perkara itu ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Dan ternyata pihak Dhani kalah.

Meski demikian, Dhani menegaskan Dewa 19-lah yang memenangi perkara atas label lamanya. "Dewa 19 sudah memenangi kasus ini di Pengadilan Negeri Jakarta dan kontrak Aquarius dibatalkan demi hukum oleh Pengadilan Negeri Jakarta," kata Dhani. Ia heran belakangan dua bos Aquarius kini dijadikan tersangka.

Dhani juga merasa ada kejanggalan dalam persidangan KPPU. Sebab, saksi yang diajukan pernah berseberangan dengannya. "Yang dijadikan saksi Wong Aksan," ujar ayah Al, El, dan Dul.

Terkait persoalan ini, Suardi Djaya, bos Aquarius Musikindo tak mau berkomentar. Pelantun Munajat Cinta itu akan terus berjuang memenangi kasus ini. "Pastinya kita akan fight. Kalau perlu saya akan melaporkan kepada Pak Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono)," tutur Dhani.

Kirim Komentar anda