Jadwal Acara

Kamis, 2 Oktober 2014
Jumat, 3 Oktober 2014
  • 00:00 - Lanjutan UEFA Europa League: S...
  • 02:00 - SL UEFA Europa League Tottenha...
  • 04:00 - SL Liputan 6 Pagi
  • 05:30 - Behind The Scene: My Idiot Bro...
  • 06:00 - Status Selebriti
  • 06:30 - SL Inbox
  • 09:00 - Hot Shot
  • 10:00 - SCTV FTV Pagi: raden Ayu Tombo...
Sabtu, 4 Oktober 2014
  • 00:00 - Lanjutan SCTV FTV Utama: Bemi ...
  • 00:30 - Liputan 6 Malam
  • 01:00 - Buser
  • 01:30 - Highlight Liga Champions
  • 02:00 - UEFA Champions League: PFC SCK...
  • 03:00 - UEFA Champions League: Sportin...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Ridho Denga...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
Minggu, 5 Oktober 2014
  • 00:00 - Lanjutan Film Layar Lebar Sabt...
  • 00:30 - Sigi Investigasi
  • 01:00 - Jebakan Betmen
  • 01:30 - Highlight Liga Eropa
  • 02:00 - UEFA Europa League: FC Dinamo-...
  • 03:00 - UEFA Europa League FC Internaz...
  • 04:00 - Kata Ustaz Solmed: Idul Adha B...
  • 04:30 - SL Liputan 6 Pagi
Senin, 6 Oktober 2014


Schedule not available

Selasa, 7 Oktober 2014


Schedule not available

Rabu, 8 Oktober 2014


Schedule not available

Live Streaming



Sari Yok Koeswoyo Berjilbab

Tayang WIB

Keterangan

Rating:
5/5 from 1 voters
SETELAH Inneke Koesherawati dan Desy Ratnasari, artis yang berjilbab semakin bertambah. Pemain sinetron yang juga penyanyi Sari Yok Koeswoyo juga mengikuti jejak yang sama dengan mengenakan hijab. Namun demikian, Sari--begitu perempuan bersuara heboh ini kerap disapa--membantah mengikuti tren. "Gue memakai jilbab melalui proses," kata perempuan kelahiran Jakarta, 20 Agustus 1968 ini.

Bulan-bulan pertama mengenakan jilbab, menurut Sari, adalah hari-hari yang penuh cobaan. Mulai cobaan dari dalam, hingga gunjingan teman. Pernah ketika suatu waktu melihat perempuan memakai tank top, pelantun "Cintamu" ini kontan pingin membuka jilbabnya. Sementara dari luar banyak temen yang memandang sinis dengan penampilan barunya itu. "Tapi sekarang sudah yakin kok. Jilbab adalah pilihan gue," kata Sari. Iya, deh.

Kirim Komentar anda